Manfaat BerKerudung Bagi Muslimah
Sahabat Study, agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam semesta. Semua makhluk ciptaan Allah yang berafiliasi pada barisan umat muslimin berkesempatan untuk merasakan nikmat dan rahmat dari kesempurnaan agama Islam.
Bahkan umat non muslim yang dipilih-Nya pun berhak mendapatkan anugerah indahnya beragama Islam.Kepada para makhluk Allah pun Islam begitu memuliakan derajatnya, terutama manusia yang merupakan ciptaan-Nya yang paling sempurna.Tidak hanya kepada kaum lelaki, Allah memberikan kedudukan yang mulia dan bermartabat, tetapi kepada wanita juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan derajat yang tak kalah dengan pria dalam hal iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Setiap wanita diberikan kesempatan untuk dapat berkarya, beraktualisasi dan berkontribusi seperti halnya dengan pria. Tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kewajiban dan tanggungjawab. Perbedaannya hanya dalam hal yang merupakan kodratnya sejak lahir sebagai pria atau wanita ciptaan Tuhan.
Di dalam Al-qur’an banyak ayat yang memaparkan tentang wanita dan segala problematikanya. Secara khusus Allah juga telah menurunkan surat Annisa yang di dalamnya terkandung banyak hikmah dan penjelasan seputar permasalahan wanita secara terperinci.
Salah satu perkara yang berkenaan dengan wanita dan sudah diantisipasi dalam agama Islam adalah tentang kewajiban menutup aurat bagi kaum wanita.
Kewajiban Menutup Aurat
Allah telah memerintahkan kaum wanita untuk menutupi auratnya dengan jilbab jelas memiliki tujuan tertentu yang telah dijelaskan dalam Al-qur’an. Dia memberikan petunjuk kepada manusia bahwa akan ada suatu golongan dari kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang.
Oleh karena itulah Dia menurunkan ayat yang berisi perintah wajib kepada wanita untuk berjilbab.
Dalam Al-qur’an surat Al-Ahzab ayat 59 Allah berfirman “wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang beriman, “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu.”
Demikian pula dalam surat An Nuur ayat 31, “dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka selain yang biasa tampak…”
Ayat tersebut adalah dalil yang dijadikan landasan dalam Islam untuk menyeru kepada para muslimah agar segera menutup auratnya secara totalitas dan tidak menampakkannya kecuali yang biasa terlihat dan kecuali kepada yang berhak untuk melihatnya.
Selain atas dasar kewajiban kepada Allah, seorang muslimah yang telah memiliki kesadaran untuk menutup auratnya berarti telah berusaha untuk memenuhi sebagian kesempurnaan imannya.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan Rasulullah menjadikan rasa malu sebagai bagian dari kesempurnaan iman seseorang. Maka tidaklah beriman seseorang kecuali memelihara rasa malunya.
Manfaat Berjilbab
Sebagian orang yang belum memahami tentang kewajiban berjilbab masih memandang sebelah mata perintah tersebut. Ada yang menganggapnya sebagai upaya pengekangan terhadap kreatifitas wanita, bahkan perintah Allah tersebut justru diselewengkan dan dijadikan alasan untuk menggembar-gemborkan kebebasan wanita yang menyamai kebebasan pria dalam beraktualisasi yang salah kaprah.
Menurut pendapat Dr. M Sa’id Ramadhan Al Buthi dalam buku karyanya yang berjudul Perempuan. Antara kezaliman sistem barat dan keadilan islam, menyatakan bahwa kewajiban menutup aurat bagi wanita sama sekali tidak menyebabkan wanita terhalang dari kebebasan fisik maupun sosialnya sebagai muslimah.
Pada era modern ini pun telah banyak contoh wanita sukses meskipun mereka mengenakan jilbab. Hal itu karena mereka yakin jilbab bukanlah penghalang dan hambatan mereka dalam berkarya.
Jilbab tidak membatasi kreatifitas seorang muslimah, jilbab hanya mengatur mana hal yang masih boleh dilakukan dan mana hal yang tidak layak dilakukan lagi. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjaga kehormatan muslimah tersebut.
Interaksi sosial wanita pun tidak akan berkurang hanya karena jilbabnya. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan bermasyarakat yang sering dilakukan oleh para wanita.
Banyak contoh dari para shahabiyah rasul yang justru dapat berperan aktif di dalam keluarga dan masyrakat, bahkan kenegaraan dan perang, tanpa menanggalkan jilbabnya.
Jika perintah berjilbab ini dijalankan dengan menyeluruh, maka kaum wanita akan dapat merasakan betapa banyak manfaat dan hikmah yang diperoleh dengan menutupi aurat mereka. Di antara manfaat itu adalah:
1.Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)
“Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok pria yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh” (HR. Muslim).
2.Terhindar dari pelecehan
Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, “Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita.” (HR. Bukhari)
3.Memelihara Kecemburuan Pria
Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wata'ala tanamkan kepada hati pria agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
“Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.”(HR. Muslim)
4.Akan Seperti Bidadari Syurga
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa di rumah untuk menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga.
5.Mencegah Penyakit Kanker Kulit Dan Memperlambat Gejala Penuaan
Selain itu, jilbab yang menutup aurat wanita juga akan menunjukkan ketinggian martabat dan peradaban suatu bangsa. Bangsa yang menghargai dirinya dengan kerapian dan keanggunan akan memiliki peradaban yang lebih maju dibandingkan dengan bangsa yang suka mempertontonkan auratnya.
Pesona wanita tergantung pada kepribadiannya, rasa malu yang dipelihara dan iman yang terjaga. Dengan mengenakan jilbab yang merupakan perintah langsung dari Allah, wanita telah membuktikan diri bahwa mereka akan selalu mampu menjaga pesona dengan kemuliaan akhlak tersebut.
Referensi: dari berbagai sumber
Foto ilustrasi: google
Profil Penulis:
Een Kurniati adalah seorang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai guru kimia. Beberapa tulisan penulis dapat dijumpai di antologi Di Masjid Hatiku Terkait penerbit Leutika Prio, antologi Mengapa Saya Menulis penerbit AE Publishing dan antologi Buku Dalam Liku Hidupku penerbit Imsicx Publishing. Penulis yang dapat dijumpai di akun facebook Een Kurniati Ash atau akun instagram @miss_een kini aktif di Komunitas Ummi Menulis
EmoticonEmoticon